Minggu kemarin, dua orang pengguna Vespa Sprint black doff special edition mendatangi workshop kita dan meminta perawatan yang proper untuk Sprintnya. Treatment untuk doff matte memang susah susah gampang, terlihat simple namun nyatanya tidak semudah yang dilihat.
Motor yang pertama mengalami kasus salah treatment yang dikerjakan oleh salah satu bengkel Vespa. Body black doff nya yang elegan di proses treatment dengan menggunakan bahan bahan yang diperuntukkan untuk motor glossy paint sehingga di lapisan cat nya terdapat bintik bintik putih seperti ketombean. Hal ini akibat wak glossy mengandung bahan prewax dan silikon yang tidak tepat peruntukkannya untuk cat doff matte. Selain itu juga terlihat beberapa bagian yang menjadi berwarna mengkilap indikasi bahwa pernah dicoba dilakukan proses pembersihan sebelumnya namun dilakukan dengan teknik yang salah pula. Ironisnya adalah bengkel yang salah treatment itu sebelumnya mengatakan pede dan sanggup untuk treatment cat doff. Treatment untuk cat warna doff membutuhkan bahan yang sama sekali berbeda dan cara yang berbeda pula untuk mendapatkan hasil yang bagus. Treatment yang proper adalah dengan mengidentifikasi bagian bagian yang mengalami kerusakan cat dan penanganan correction hanya difokuskan di bagian situ saja. Bahan yang diperlukan sebenarnya simple yaitu dengan menggunakan pembersih atau solvent yang bebas dari minyak dan silicone yang dapat mengakibatkan kilau atau hal tidak diinginkan lainnya, yang kemudian dilanjutkan dengan penggunaan wax dan sealant yang diperuntukkan untuk cat doff matte.
Kasus kedua yang dialami adalah adanya goresan akibat parkiran yang tidak dalam namun cukup terlihat. Sama seperti kasus sebelumnya bahwa penanganan ini tidak bisa menggunakan sembarang bahan yang beredar di pasaran atau yang di rumorkan orang agar tidak menghasilkan permasalahan berikut lainnya. Cleansing and remover yang tepat serta fokus sangat diperlukan sebelum dilanjutkan dnegan pembenahan warnanya.
Jadi dengan tidak bosan bosannya kita mengatakan dan bilangin kalo cat doff itu penanganannya ga semudah yang diperkirakan dan jangan langsung percaya apa yang dikatakan atau dirumorkan oleh bengkel, teman ataupun media, baiknya di cek dahulu mengenai bahan yang digunakan dan cara pengerjaan termasuk ke kita untuk mendapatkan keyakinan bahwa bahan dan cara kerjanya sudah benar, sebab cat doff matte memiliki karakteristik yang irreversible alias jika sudah rusak parah maka akan susah untuk dikembalikan 100% ke penampilan semula.
Baiknya gimana untuk merawat warna doff? dibutuhkan keaktifan dari si pemilik juga dan tidak dapat semata mata mengandalkan bengkel salon saja sebab kita tidak tahu kejadian akan terjadi kapan dan dimana, sementara cat doff matte membutuhkan penanganan instan segera. Untuk preventive yang jangka panjang, treatment coating amat sangat disarangkan untuk cat doff... namun hati hati karena sebelum tindakan coating diperlukan tindakan pre-coating dan restoration, pastikan operatornya paham dan memiliki bahan untuk doff.
cheers
Tampilkan postingan dengan label detailing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label detailing. Tampilkan semua postingan
Minggu, 17 Januari 2016
Minggu, 10 Januari 2016
Chrome... part 2
Setelah sebelumnya kita mencoba mengenal part chrome dan “misteri”nya, maka sekarang kita coba memahami pembersihan dan perawatannya. Seperti yang kemarin sudah disebutkan bahwa untuk perawatan yang standar, cukup part chrome tersebut dipastikan bersih dan kering selalu, terutama setelah habis dicuci.. gunakan kain microfiber untuk benar benar mengangkat sisa sisa air.
Bagaimana jika kondisi part chrome tersebut memiliki polutan? Bagaimana jika si empunya menginginkan sesuatu yang lebih dari hanya sekedar bersih dan kilau?. Untuk penanganan part chrome walaupun konsep stepnya sama dengan yang diterapkan di body paint, namun cara dan teknik nya ada sedikit perbedaan yang penting untuk diperhatikan, yakni gunakan selalu bahan yang tepat sesuai dengan kondisi polutan yang ada. Jika di body paint, suatu bahan pembersih (misal compound ataupun solvent hard) dapat digunakan untuk penanganan beberapa kondisi dan aman aman aja, maka untuk part chrome ini kita harus benar benar memahami permasalahan apa yang dihadapi dan bagaimana cara penanganannya. Kondisi chrome beraspal tidak dapat menggunakan compound untuk pembersihannya malah akan meninggalkan noda kusam alias jadi tambah PR lagi yang harus dikerjakan. Secara umum, baiknya menggunakan bahan pembersih yang sifatnya ringan dahulu dan jangan langsung mengaplikasikan pembersih kelas berat. Hal ini untuk meminimalisasi resiko dan juga untuk mengetahui secara cermat permasalahan yang dihadapi.
Kondisi kotor dan kusam bisa menggunakan bahan pembersih sabun yang banyak mengandung detergen atau cleansing agent. Kondisi beraspal dapat menggunakan solvent, glue remover ataupun sitrus untuk melunakkan aspalnya. Plastik menempel dapat menggunakan sedikit solvent, bensin dan juga karpet untuk “mengeruk” sisa plastik. Kondisi kerak dapat menggunakan compound lunak atau cair untuk merontokkan kerak dan karatnya. Kondisi berminyak dapat menggunakan glass cleaner untuk menghilangkan noda minyak, dan lain lain.
Setelah part chrome tersebut bersih dari penyakit maka barulah kita berikan treatment tambahan untuk memulihkan bahkan menambah kilapnya. Ada beberapa cara untuk mengkilapkan bahan chrome, dari yang sederhana dengan menggunakan brasso, wd, autosol dsb yang banyak tersedia di pasaran, bisa pula dengan menggunakan langsol atau batu hijau, atau compound tipe tertentu pun bisa juga mengkilapkan. Beberapa produk detailing ternama seperti Meguiar’s, Turtle Wax, Smart Wax juga mengeluarkan varian metal polish/chrome polish nya yang bisa menghasilkan kilap yang benar benar shine and wet.
Sekian dan terima kasih penjelasan simple mengenai chrome.. info WA aja di 08159250495 atau Line di motorbridal
Labels:
chrome,
detailing,
polesmotor,
salonmotor
Selasa, 17 November 2015
Detailing RX King
RX King.. kalo bener bikers, siapa sih yang ga tau motor ini. Di jamannya, motor ini melegenda banget, semua orang kepengen punya, semua orang pakai, mulai dari orang biasa sampe polisi sampe kriminal semuanya pake RX King, ga heran karena motor ini emang terkenal dengan kencengnya di jaman itu. Kini, motor inipun masih melegenda. Kalau ketemu RX King yang masih mulus terawat atau habis di bangun di cat ulang pasti banyak yang ngintip ngintip ngelirik ngiler ngiler nih motor. Motor ini emang udah masuk kategori motor klasik unik dan layak dalam jajaran collectible alias banyak yang hunting untuk dijadikan koleksi asal kondisinya mulus "edan". Pasalnya ada RX King yang dalam kondisi super bisa mencapai harga 30an juta.. edan banget kan.
Nah kemarin itu ada RX King yang ada mampir ke tempat kita minta buat detailing. Jujur aja, kita sih ga paham paham amat soal permesinannya jadinya ga tau apakah ini tergolong motor sehat super atau ga, tapi keliatan kalo dari penampilan luarnya kalo ini abis dibangun atau paling ga diperbaiki dan kondisinya lumayan terawat.
Apa sih yang mau di detailing dari RX King, kan body paintnya cuman tangki sama spakbor depan aja. Well, untuk kasus yang kayak ini, maka perhatiaan detailing kita musti terfokuskan pada kaki kakinya, soalnya yang punyanya pasti kepengen motor "koleksi"nya ini dalam keadaan bugar atas bawah, makanya semua bagian kaki kena perhatian extra. Semua kerak di blok mesin dan di velg udah harus dibersihkan hingga tuntas (tentu saja yang masih bisa terjangkau dan diusahakan yah, soalnya kan kita ga mungkin turunin mesin dan adakalanya yang dikira kerak itu ternyata adalah overburnt alias terbakar sehingga sudah permanen). Jari jari roda dan rangka pun kena gosok sehingga menjadi bener bener gress. Setelah itu baru deh kita barulah kita beralih ke bagian body paintingnya. Body paintingnya sebenernya tergolong dalam kondisi baik, sehingga tidak memerlukan banyak correction, dan lansung aplikasi wax yang proper untuk menjaga warnanya untuk jangka panjang.
Bahan yang kita gunakan adalah Meguiar's Suoer Degreaser, Deposit Remover, Metal Polish, High Grade Engine Dressing, Tire Dressing, Meguiar's Body Solvent, Meguiar's Ultimate Compound, Meguiar's Speed Glaze, VKool's Body Sealant (2 layer), and Meguiar's Last Touch Spray Detailer
Nah kemarin itu ada RX King yang ada mampir ke tempat kita minta buat detailing. Jujur aja, kita sih ga paham paham amat soal permesinannya jadinya ga tau apakah ini tergolong motor sehat super atau ga, tapi keliatan kalo dari penampilan luarnya kalo ini abis dibangun atau paling ga diperbaiki dan kondisinya lumayan terawat.
Apa sih yang mau di detailing dari RX King, kan body paintnya cuman tangki sama spakbor depan aja. Well, untuk kasus yang kayak ini, maka perhatiaan detailing kita musti terfokuskan pada kaki kakinya, soalnya yang punyanya pasti kepengen motor "koleksi"nya ini dalam keadaan bugar atas bawah, makanya semua bagian kaki kena perhatian extra. Semua kerak di blok mesin dan di velg udah harus dibersihkan hingga tuntas (tentu saja yang masih bisa terjangkau dan diusahakan yah, soalnya kan kita ga mungkin turunin mesin dan adakalanya yang dikira kerak itu ternyata adalah overburnt alias terbakar sehingga sudah permanen). Jari jari roda dan rangka pun kena gosok sehingga menjadi bener bener gress. Setelah itu baru deh kita barulah kita beralih ke bagian body paintingnya. Body paintingnya sebenernya tergolong dalam kondisi baik, sehingga tidak memerlukan banyak correction, dan lansung aplikasi wax yang proper untuk menjaga warnanya untuk jangka panjang.
Bahan yang kita gunakan adalah Meguiar's Suoer Degreaser, Deposit Remover, Metal Polish, High Grade Engine Dressing, Tire Dressing, Meguiar's Body Solvent, Meguiar's Ultimate Compound, Meguiar's Speed Glaze, VKool's Body Sealant (2 layer), and Meguiar's Last Touch Spray Detailer
Labels:
detailing,
full treatment,
Meguiar's,
motor bridal,
paint protection,
poles motor,
RX King,
salon motor,
Vkool,
yamaha
Senin, 28 September 2015
Mazda CX5.. Aplikasikan Swissvax Ketika Masih Baru
Sering kali kita mendengar orang berpendapat."Ngapain mobil masih baru tapi udah di wax? Masih bagus kan kondisinya, nanti aja tunggu kalo udah buram", "Masih baru udah di poles, nanti tipis loh catnya", atau yang paling sering mungkin ini, "Kan dari dealer udah di wax sebelum dikirim ke kita, sama aja kali".
Sebenarnya apa sih manfaat nge-wax, nge-treatment ataupun nge-detailing kendaraan kita selagi masih baru? Perlu ga sih atau itu cuman tipu tipuan dari salon aja?
Kali ini kita seperti biasa akan menjelaskan plus minusnya, kurang lebihnya tanpa menghakimi mana yang benar dan mana yang salah, decision akhir tetaplah di tangan agan agan sekalian.
"Kenapa sih mobil baru udah di wax?, kan masih kinclong" --> salah satu statement yang sering kita dengar. Memang pada dasarnya mobil ketika masih baru kondisinya masih kinclong dan shiny, hal ini disebabkan karena kondisi cat nya yang maish 100%, terutama mobil mobil yang perlu diinden sebelumnya. Akan tetapi kinclongnya itu adalah akibat dari cat yang masih fresh dan bukan akibat dari treatment wax yang membuat suatu lapisan sealant tambahan yang menghasilkan shine level tinggi dan terproteksi. Sekali lagi proteksi.
Ada pula kondisi mobil mobil tertentu yang mungkin sudah beberapa saat berada di dealer tapi belum laku sampai agan membelinya, berarti catnya kan sudah ga fresh from oven lagi.
So sebenarnya yang perlu dicari tau adalah bagaimana kah kondisi cat tersebut walaupun mobilnya masih baru, seberapa shiny kah yang kita inginkan dari mobil kita, dan apakah kita membutuhkan proteksi untuk mobil tersebut? Jika jawabannya mobil tersebut walaupun masih baru tp bukan baru dari pabrik, dan kita ingin shine yang lebih wow dibandingkan sekedar shine cat standar, dan membutuhkan proteksi juga selain dari shine tersebut, maka jawabannya adalah YA, mobil kita perlu di treatment (yang tepat, bukan asal wax) walaupun kondisinya masih baru.
Statement berikutnya, "Masih baru udah dipoles nanti catnya jadi tipis loh"... Statement ini merupakan hal yang paling kita "sebel" jika diutarakan oleh konsumen karena itu artinya si konsumen belum memahami esensi dan konseptual dari detailing itu sendiri dan artinya kita harus menjelaskan dari awal lagi. Memang salah satu kendala yang sering dihadapi di lapangan adalah bahwa ada sebagian orang yang masih belum memiliki pengetahuan yang benar mengenai dunia detailing ini, dan itu adalah sesuatu yang wajar serta sah sah saja.
Seperti yang selalu kita dan salon lain selalu mention bahwa tidak semua wax mengandung abrasive.. hanya tipe tertentu yang mengandung daya cutting/kikis yang mengakibatkan cat menjadi semakin tipis, biasanya bertuliskan compound atau cleaner (beberapa namun tidak semua), remover, etc etc yang perlu diwaspadai. Sedangkan tipe wax murni ataupun sealant tidak memiliki sifat abrasive cutting namun hanya sebagai pelapis dan pelindung, sehingga amanlah untuk cat. Tipe abrasive pun memiliki level level tersendiri. Wax abrasive yang ringan tidak akan mampu mengcutting lapisan vernish sehingga sangat kecil kemungkinan bahwa cat menjadi tipis. Sekali lagi sebaiknya berkonsultasi dengan salon salon yang sesuai dengan anda sebelum memutuskan membeli suatu produk tertentu (jika berniat mengerjakan sendiri di rumah).
Statement lainnya adalah "Kan dari dealer biasanya sudah diwax, bahkan sudah di paint proteksi, ngapain harus di wax lagi". Pernyataan ini setengah benar setengah salah. Apa itu maksudnya?
Let's think logically, seberapa besarkah margin dari suatu mobil yang didapat dealer, jika lebih spesifik seberapa besarkah komisi dari sales yang didapat dari penjualan satu mobil setelah dipotong hadiah kaca film, karpet dasar, spoiler, dll dll dll... kemudian berapakah harga standar rata rata paint protection yang benar dan proper (sorry we must repeat again the right and proper) di salon salon mobil? Apakah mungkin seorang sales mau mengorbankan komisinya untuk memberikan paint protection yang benar dan proper? Mungkin jawabannya "ya" jika mobil yang anda beli harganya hampir mendekati milyaran, namun untuk mobil yang sorry to say standar standar aja, saya rasa tidak.
Jadi apa maksudnya label Paint Protection yang sudah ada di beberapa mobil ketika kita beli mobil, apakah mereka menipu? Oh tidak koq, mereka tidak menipu, namun harus disadari bahwa wax/sealant proteksi itu ada beberapa tipe dan level durabilitynya. So, di level yang manakah yang diberikan oleh dealer atau pabrik. Dan juga harus dipahami secara clear definisi proteksi yang dimaksud, karena wax dan silikon pun sebenarnya juga proteksi, namun proteksi dalam artian melindungi dari paparan UV dan dengan durability yang rendah.
Beberapa hari yang lalu, a friend of us, baru beli mazda CX-5 dan ketika masih baru banget (less than a month) dari dealer, ga tau berapa sebenernya sudah ada berapa lama di dealer tersebut dan asking untuk more paint protection dan glazing. Dalam hal ini untuk bisa menandingi cat yang masih shine dari mobil baru dan request dari ownernya juga sih, maka kita menggunakan Swissvax Crystal Rock State-of-Art yang memang shine and wet-looknya legend banget deh.. proteksinya pun diyakini cukup lama. Pengerjaannya sebenernya cukup simple, checking water spot, recovery sedikit imperfection yang ada akibat pencucian improper yang telah terjadi sebelumnya, Swissvax Cleaner dan kemudian diakhiri dengan Swissvax Crystal Rock untuk bodynya, sementara untuk velg, kaca dan mesinnya, pengerjaannya like usual,.. cleansing and repeller.
Sebenarnya apa sih manfaat nge-wax, nge-treatment ataupun nge-detailing kendaraan kita selagi masih baru? Perlu ga sih atau itu cuman tipu tipuan dari salon aja?
Kali ini kita seperti biasa akan menjelaskan plus minusnya, kurang lebihnya tanpa menghakimi mana yang benar dan mana yang salah, decision akhir tetaplah di tangan agan agan sekalian.
"Kenapa sih mobil baru udah di wax?, kan masih kinclong" --> salah satu statement yang sering kita dengar. Memang pada dasarnya mobil ketika masih baru kondisinya masih kinclong dan shiny, hal ini disebabkan karena kondisi cat nya yang maish 100%, terutama mobil mobil yang perlu diinden sebelumnya. Akan tetapi kinclongnya itu adalah akibat dari cat yang masih fresh dan bukan akibat dari treatment wax yang membuat suatu lapisan sealant tambahan yang menghasilkan shine level tinggi dan terproteksi. Sekali lagi proteksi.
Ada pula kondisi mobil mobil tertentu yang mungkin sudah beberapa saat berada di dealer tapi belum laku sampai agan membelinya, berarti catnya kan sudah ga fresh from oven lagi.
So sebenarnya yang perlu dicari tau adalah bagaimana kah kondisi cat tersebut walaupun mobilnya masih baru, seberapa shiny kah yang kita inginkan dari mobil kita, dan apakah kita membutuhkan proteksi untuk mobil tersebut? Jika jawabannya mobil tersebut walaupun masih baru tp bukan baru dari pabrik, dan kita ingin shine yang lebih wow dibandingkan sekedar shine cat standar, dan membutuhkan proteksi juga selain dari shine tersebut, maka jawabannya adalah YA, mobil kita perlu di treatment (yang tepat, bukan asal wax) walaupun kondisinya masih baru.
Statement berikutnya, "Masih baru udah dipoles nanti catnya jadi tipis loh"... Statement ini merupakan hal yang paling kita "sebel" jika diutarakan oleh konsumen karena itu artinya si konsumen belum memahami esensi dan konseptual dari detailing itu sendiri dan artinya kita harus menjelaskan dari awal lagi. Memang salah satu kendala yang sering dihadapi di lapangan adalah bahwa ada sebagian orang yang masih belum memiliki pengetahuan yang benar mengenai dunia detailing ini, dan itu adalah sesuatu yang wajar serta sah sah saja.
Seperti yang selalu kita dan salon lain selalu mention bahwa tidak semua wax mengandung abrasive.. hanya tipe tertentu yang mengandung daya cutting/kikis yang mengakibatkan cat menjadi semakin tipis, biasanya bertuliskan compound atau cleaner (beberapa namun tidak semua), remover, etc etc yang perlu diwaspadai. Sedangkan tipe wax murni ataupun sealant tidak memiliki sifat abrasive cutting namun hanya sebagai pelapis dan pelindung, sehingga amanlah untuk cat. Tipe abrasive pun memiliki level level tersendiri. Wax abrasive yang ringan tidak akan mampu mengcutting lapisan vernish sehingga sangat kecil kemungkinan bahwa cat menjadi tipis. Sekali lagi sebaiknya berkonsultasi dengan salon salon yang sesuai dengan anda sebelum memutuskan membeli suatu produk tertentu (jika berniat mengerjakan sendiri di rumah).
Statement lainnya adalah "Kan dari dealer biasanya sudah diwax, bahkan sudah di paint proteksi, ngapain harus di wax lagi". Pernyataan ini setengah benar setengah salah. Apa itu maksudnya?
Let's think logically, seberapa besarkah margin dari suatu mobil yang didapat dealer, jika lebih spesifik seberapa besarkah komisi dari sales yang didapat dari penjualan satu mobil setelah dipotong hadiah kaca film, karpet dasar, spoiler, dll dll dll... kemudian berapakah harga standar rata rata paint protection yang benar dan proper (sorry we must repeat again the right and proper) di salon salon mobil? Apakah mungkin seorang sales mau mengorbankan komisinya untuk memberikan paint protection yang benar dan proper? Mungkin jawabannya "ya" jika mobil yang anda beli harganya hampir mendekati milyaran, namun untuk mobil yang sorry to say standar standar aja, saya rasa tidak.
Jadi apa maksudnya label Paint Protection yang sudah ada di beberapa mobil ketika kita beli mobil, apakah mereka menipu? Oh tidak koq, mereka tidak menipu, namun harus disadari bahwa wax/sealant proteksi itu ada beberapa tipe dan level durabilitynya. So, di level yang manakah yang diberikan oleh dealer atau pabrik. Dan juga harus dipahami secara clear definisi proteksi yang dimaksud, karena wax dan silikon pun sebenarnya juga proteksi, namun proteksi dalam artian melindungi dari paparan UV dan dengan durability yang rendah.
Beberapa hari yang lalu, a friend of us, baru beli mazda CX-5 dan ketika masih baru banget (less than a month) dari dealer, ga tau berapa sebenernya sudah ada berapa lama di dealer tersebut dan asking untuk more paint protection dan glazing. Dalam hal ini untuk bisa menandingi cat yang masih shine dari mobil baru dan request dari ownernya juga sih, maka kita menggunakan Swissvax Crystal Rock State-of-Art yang memang shine and wet-looknya legend banget deh.. proteksinya pun diyakini cukup lama. Pengerjaannya sebenernya cukup simple, checking water spot, recovery sedikit imperfection yang ada akibat pencucian improper yang telah terjadi sebelumnya, Swissvax Cleaner dan kemudian diakhiri dengan Swissvax Crystal Rock untuk bodynya, sementara untuk velg, kaca dan mesinnya, pengerjaannya like usual,.. cleansing and repeller.
Labels:
Black,
Crystal Rock,
CX-5,
detailing,
hitam,
Mazda,
paint protection,
polesmobil,
protection,
salon mobil,
swissvax
Rabu, 23 September 2015
BMW 318 white project... total makeover (a glance what we do)
Kawan kita membawakan mobilnya untuk di restore warnanya awalnya.. BMW 318 tahun 2000.. memang kelihatannya mobilnya rapi dan memang rapi, namun rapi dan tampil menarik itu adalah sesuatu yang berbeda. Mobil yang rapi namun terkena umur akan tetap berpenampilan kurang menarik untuk terlihat, apalagi jika warnanya putih, perjalanan dan waktu pasti membuat warnanya sudah menguning. Ini memang permasalahan yang sering terjadi di mobil berwarna putih karena mudah sekali untuk berubah warna kekuningan. Proses yang akan dilakukan adalah dimulai dari perbaikan warnanya dan kemudian memberikan lapisan pelindung untuk menjaganya agar tak termakan umur dan berubah warna lagi untuk beberapa tahun ke depan.
Velg Cleansing
Diawali dengan proses mencuci keseluruhan mobil yang dimulai dari pembersihan velgnya. Pembersihan velg ini perlu dilakukan secara hati hari karena biasanya terdapat unsur aspal dan juga serbuk besi dari gerusan kampas rem. Pembersihan di bagian velg sebenernya tidak ada yang khusus kecuali perlu kehati hatian karena jika tidak dilakukan dengan telaten maka dapat mengakibatkan lecet baret akibat gosokan busa dan spons.. Gunakan wheel cleaner untuk membersihkan dan merontokkan debu dan kotoran yang membandel.
Washing
Proses kemudian dilakukan pencucian mobil. Yang baik adalah dengan melakukannya secara top-down alias dari bagian atap dahulu keseluruhan kemudian ke kaca dan kemudian ke panel body bagian atas dan panel bagian bawah. Memang terlihat merepotkan karena harus beberapa kali memutari dan bolak balik kendaraan namun itu cara yang baik. Yah kalo di tempat salon karena dikerjakan oleh beberapa orang sekaligus jadi terlihat tidak repot. Kenapa perlu top down? Karena biasanya di bagian bawah itu yang paling banyak kotorannya sehingga dikerjakan paling akhir saja agar kotorannya tidak naik ke atas lagi.. Ingat, spons bodi dan velg berbeda yah.. bagusnya sih gunakan wash mitt.
Pembersihan aspal dan jamur
Sebelum melakukan restorasi, pastikan body surface bersih dari semua kontaminan. Yang paling awal harus dibersihkan adalah yang paling berada paling atas yakni aspal dan jamur. Aspal bisa berasa dari jalan atau deburan cipratan dari ban mobil, sedangkan kalau jamur sebenarnya adalah bekas air yang tersisa akibat pengeringan yang tidak sempurna atau tidak sempat dan terakumulasi dalam jangka waktu tertentu. Pembersihannya bisa menggunakan solvent dan juga compound/water spot remover. Ada beberapa penghilang jamur yang dijual di pasaran berbentuk cair, namun hal itu sebenernya sangat berbahaya untuk digunakan kecuali sudah sangat ahli dan terbiasa dalam menggunakannya karena sifatnya yang keras dan sangat abrasive.
Proses pembersihan ini biasanya yang paling memakan waktu karena terkadang jamur dan aspalnya sudah lumayan keras dan tebal.
Pembersihan kotoran lain dan juga lecet lecet
Setelah jamur dan aspal sudah dibersihkan maka tampilan biasanya agak sedikit halus namun belum sehalus kaca dan juga warna akan tampak kusam, serta terlihat beberapa swirl mark, khususnya di mobil yang sudah berumur. Jangan panik!, hal ini bukan karena proses pembersihan yang salah namun karena telah "dibuang" satu lapisan kotoran yang paling atas maka akan tampak damage yang ada di lapisan bawahnya.
Untuk merapikan ini maka perlu dianalisa kasusnya dan ditentukan teknik serta bahan yang diperlukan, terkadang kita memerlukan heavy cut compound, atau bisa juga yang light cut.. Biasanya untuk warna purih yang sudah menguning atau warna kusam diperlukan heavy cut compound, jangan khawatir untuk terkikis catnya sebab biasanya yang akan terkikis adalah lapisan kotorannya. Memang ada kemungkinan adanya cat yang terkikis juga sebab bagaimanapun compound itu bersifat abrasive apalagi yang heavy cut, namun hal tersebut jarang terjadi jika dikerjakan oleh salon salon. Biasanya setelah itu akan terlihat warna yang cerah karena kotoran yang telah berhasil dibuang.. Step berikutnya adalah menggunakan finishing polish (Super Resin Polish), yang gunanya adalah sebagai filler atau menutup swirl swirl rambut yang masih tersisa sehingga menghasilkan permukaan yang benar benar bersih dan clear untuk dilanjutkan ke step berikutnya.
Pengaplikasikan lapisan ceramic coating
Setelah permukaannya bersih, maka berikutnya adalah pengaplkasian lapisan proteksi. Sebenarnya lapisan proteksi bisa berupa wax, sealant ataupun coating, namun si ownernya ingin mengaplikasikannya coating.. so coating here we go.. dalam hal ini kami menggunakan Crystal Shield coating. Untuk pengaplikasian coating maka permukaan harus benar benar bersih dari oil alias mobil harus dibersihkan lagi. Pengerjaan coating memerlukan situasi dan kondisi tertentu agar dapat menempel dengan sempurna tanpa cacat dan juga yang biasanya kami gunakan di Motor Bridal adalah pengaplikasian multi-layer basis coat alias bukan satu kali pelapisan, numun terdiri dari pembentukan base coat, top coat, dst.. Pengaplikasi coating ini memerlukan beberapa hari pengerjaan karena memerlukan lapisan yang sudah cured matang sebelum diberikan lapisan berikutnya.
Glazing
Ceramic coating sendiri sebenarnya sudah lumayan memberikan tampilan yang cukup shine dan menawan, walau belum semenarik tampilan yang dihasilkan oleh premium wax. Atas kesadaran dan keinginan dari si pemilik mobil maka akan diberikan satu lagi lapisan wax premium Swissvax Crystal Rock. Perlu disadari diperlukan waktu yang proper sebelum setelah kondisi dari setelah coating dan siap untuk di wax lagi, karena sekali lagi perlu dipastikan bahwa lapisan coatnya sudah matang cured. Swissvax Crystal Rock ini adalah wa premium yang mengandung 76% volume white carnuba premium dan merupakan salah satu wax yang super premium yang jarang dimiliki orang. Daya tahannya yang sangat durable biasanya menjadikan tampilan mewahnya tidak luntur luntur termakan usia.
Glass Scrub dan Rain Repellent
Setelah semua proses selesai maka yang tidak boleh ketinggalan adalah pembersihan kaca dari jamur dengan menggunakan Glass Scrub dan juga memberikan lapisan proteksi dengan Vkool Rain Repellent.. hasilnya adalah kaca yang super bright bersih walaupun sudah berumur 15 tahun lebih dengan km telah mencapai 243rb lebih.
Velg Cleansing
Diawali dengan proses mencuci keseluruhan mobil yang dimulai dari pembersihan velgnya. Pembersihan velg ini perlu dilakukan secara hati hari karena biasanya terdapat unsur aspal dan juga serbuk besi dari gerusan kampas rem. Pembersihan di bagian velg sebenernya tidak ada yang khusus kecuali perlu kehati hatian karena jika tidak dilakukan dengan telaten maka dapat mengakibatkan lecet baret akibat gosokan busa dan spons.. Gunakan wheel cleaner untuk membersihkan dan merontokkan debu dan kotoran yang membandel.
Washing
Proses kemudian dilakukan pencucian mobil. Yang baik adalah dengan melakukannya secara top-down alias dari bagian atap dahulu keseluruhan kemudian ke kaca dan kemudian ke panel body bagian atas dan panel bagian bawah. Memang terlihat merepotkan karena harus beberapa kali memutari dan bolak balik kendaraan namun itu cara yang baik. Yah kalo di tempat salon karena dikerjakan oleh beberapa orang sekaligus jadi terlihat tidak repot. Kenapa perlu top down? Karena biasanya di bagian bawah itu yang paling banyak kotorannya sehingga dikerjakan paling akhir saja agar kotorannya tidak naik ke atas lagi.. Ingat, spons bodi dan velg berbeda yah.. bagusnya sih gunakan wash mitt.
Pembersihan aspal dan jamur
Sebelum melakukan restorasi, pastikan body surface bersih dari semua kontaminan. Yang paling awal harus dibersihkan adalah yang paling berada paling atas yakni aspal dan jamur. Aspal bisa berasa dari jalan atau deburan cipratan dari ban mobil, sedangkan kalau jamur sebenarnya adalah bekas air yang tersisa akibat pengeringan yang tidak sempurna atau tidak sempat dan terakumulasi dalam jangka waktu tertentu. Pembersihannya bisa menggunakan solvent dan juga compound/water spot remover. Ada beberapa penghilang jamur yang dijual di pasaran berbentuk cair, namun hal itu sebenernya sangat berbahaya untuk digunakan kecuali sudah sangat ahli dan terbiasa dalam menggunakannya karena sifatnya yang keras dan sangat abrasive.
Proses pembersihan ini biasanya yang paling memakan waktu karena terkadang jamur dan aspalnya sudah lumayan keras dan tebal.
Pembersihan kotoran lain dan juga lecet lecet
Setelah jamur dan aspal sudah dibersihkan maka tampilan biasanya agak sedikit halus namun belum sehalus kaca dan juga warna akan tampak kusam, serta terlihat beberapa swirl mark, khususnya di mobil yang sudah berumur. Jangan panik!, hal ini bukan karena proses pembersihan yang salah namun karena telah "dibuang" satu lapisan kotoran yang paling atas maka akan tampak damage yang ada di lapisan bawahnya.
Untuk merapikan ini maka perlu dianalisa kasusnya dan ditentukan teknik serta bahan yang diperlukan, terkadang kita memerlukan heavy cut compound, atau bisa juga yang light cut.. Biasanya untuk warna purih yang sudah menguning atau warna kusam diperlukan heavy cut compound, jangan khawatir untuk terkikis catnya sebab biasanya yang akan terkikis adalah lapisan kotorannya. Memang ada kemungkinan adanya cat yang terkikis juga sebab bagaimanapun compound itu bersifat abrasive apalagi yang heavy cut, namun hal tersebut jarang terjadi jika dikerjakan oleh salon salon. Biasanya setelah itu akan terlihat warna yang cerah karena kotoran yang telah berhasil dibuang.. Step berikutnya adalah menggunakan finishing polish (Super Resin Polish), yang gunanya adalah sebagai filler atau menutup swirl swirl rambut yang masih tersisa sehingga menghasilkan permukaan yang benar benar bersih dan clear untuk dilanjutkan ke step berikutnya.
Pengaplikasikan lapisan ceramic coating
Setelah permukaannya bersih, maka berikutnya adalah pengaplkasian lapisan proteksi. Sebenarnya lapisan proteksi bisa berupa wax, sealant ataupun coating, namun si ownernya ingin mengaplikasikannya coating.. so coating here we go.. dalam hal ini kami menggunakan Crystal Shield coating. Untuk pengaplikasian coating maka permukaan harus benar benar bersih dari oil alias mobil harus dibersihkan lagi. Pengerjaan coating memerlukan situasi dan kondisi tertentu agar dapat menempel dengan sempurna tanpa cacat dan juga yang biasanya kami gunakan di Motor Bridal adalah pengaplikasian multi-layer basis coat alias bukan satu kali pelapisan, numun terdiri dari pembentukan base coat, top coat, dst.. Pengaplikasi coating ini memerlukan beberapa hari pengerjaan karena memerlukan lapisan yang sudah cured matang sebelum diberikan lapisan berikutnya.
Glazing
Ceramic coating sendiri sebenarnya sudah lumayan memberikan tampilan yang cukup shine dan menawan, walau belum semenarik tampilan yang dihasilkan oleh premium wax. Atas kesadaran dan keinginan dari si pemilik mobil maka akan diberikan satu lagi lapisan wax premium Swissvax Crystal Rock. Perlu disadari diperlukan waktu yang proper sebelum setelah kondisi dari setelah coating dan siap untuk di wax lagi, karena sekali lagi perlu dipastikan bahwa lapisan coatnya sudah matang cured. Swissvax Crystal Rock ini adalah wa premium yang mengandung 76% volume white carnuba premium dan merupakan salah satu wax yang super premium yang jarang dimiliki orang. Daya tahannya yang sangat durable biasanya menjadikan tampilan mewahnya tidak luntur luntur termakan usia.
Glass Scrub dan Rain Repellent
Setelah semua proses selesai maka yang tidak boleh ketinggalan adalah pembersihan kaca dari jamur dengan menggunakan Glass Scrub dan juga memberikan lapisan proteksi dengan Vkool Rain Repellent.. hasilnya adalah kaca yang super bright bersih walaupun sudah berumur 15 tahun lebih dengan km telah mencapai 243rb lebih.
Labels:
BMW,
Coating,
Crystal Rock,
crystal shield,
detailing,
full treatment,
poles mobil,
putih,
Rain Repellent,
swissvax,
Ultramaster,
Vkool,
white
Selasa, 11 Agustus 2015
CBR bro Krizt: Shining Black
Kayaknya udah lama banget ga liat motor CBR yang minta di detailing.. makanya ketika kemarin itu bro Krizt sms dan dateng untuk di detailing motornya, agak happy juga, apalagi motornya tergolong lumayan terawat dan apik pemakaiannya.
Katanya ia pernah melakukan detailing juga dengan bahan Meguiar's di salon motor di daerah depok (Bro Krizt ini dari puncak gan, tapi udah ngekos di Jakarta sih), Hasil pengerjaan salon sebelumnya lumayan bagus dan rapi namun kalau dari segi warna sepertinya masih belum mirror-like seperti yang seharusnya dihasilkan Meguiar's (ga judgmenet loh yah, jangan di bully please).. ada beberapa faktor yang menentukan hasil shine nya tersebut, yaitu apakah proses cleansing preparationnya sudah tepat, lini produk dari Meguiar's tipe mana kah yang digunakan, dan juga yang paling penting umut dari wax tersebut alias kapan dia melakukan treatmentnya. Apapun itu kita coba mengerjakan memberikan yang terbaik dengan berharap hasil yang lebih memuaskan untuk si empunya CBR.
Proses dimulai dengan mencuci motornya untuk menurunkan dan membersihkan semua debu dan kotoran ringan yang melekat di body.. kemudian bodynya kita buka (kiri-kanan) sehingga ruang blok mesin terlihat dan kerak kerak di bagian mesin pun dapat dibersihkan dengan maksimal.
Dilanjutkan kemudian dengan proses cleansing untuk membersihkan aspal, brake dust, tar, dead-body bug dan lainnya yang dibantu dengan menggunakan solvent.. semuanya menggunakan produk Meguiar's. Proses ini penting karena untuk mendapatkan hasil yang maksimal maka kondisi permukaan body paint haruslah maksimal juga.
Setelah itu kita gunakan polish Speed Glaze untuk lebih mencerahkan warnanya dan Synthetic Sealant untuk glossy layer dan protectantnya.. Hasilnya menurut kita wow.. karena memang seperti itu tahapan steps detailing.
But, just because we love it.. let's put another super layer on it..Zymol Ebony Black yang memang dirancang untuk warna hitam.. so, the black become deeper and wet-looker...shine pasti..
Like usual, di Motor Bridal, kita ga pernah mencoba meng-hide apa apa yang kita lakukan dan bahan yang kita gunakan.. Kita sangat open seperti dapur darurat.. Agan bisa ngeliat langsung atau bertanya langsung mengenai produk yang digunakan, men-tes nya langsung jika kurang yakin dengan ke originalitasnya.
so, this is the result
Katanya ia pernah melakukan detailing juga dengan bahan Meguiar's di salon motor di daerah depok (Bro Krizt ini dari puncak gan, tapi udah ngekos di Jakarta sih), Hasil pengerjaan salon sebelumnya lumayan bagus dan rapi namun kalau dari segi warna sepertinya masih belum mirror-like seperti yang seharusnya dihasilkan Meguiar's (ga judgmenet loh yah, jangan di bully please).. ada beberapa faktor yang menentukan hasil shine nya tersebut, yaitu apakah proses cleansing preparationnya sudah tepat, lini produk dari Meguiar's tipe mana kah yang digunakan, dan juga yang paling penting umut dari wax tersebut alias kapan dia melakukan treatmentnya. Apapun itu kita coba mengerjakan memberikan yang terbaik dengan berharap hasil yang lebih memuaskan untuk si empunya CBR.
Proses dimulai dengan mencuci motornya untuk menurunkan dan membersihkan semua debu dan kotoran ringan yang melekat di body.. kemudian bodynya kita buka (kiri-kanan) sehingga ruang blok mesin terlihat dan kerak kerak di bagian mesin pun dapat dibersihkan dengan maksimal.
Dilanjutkan kemudian dengan proses cleansing untuk membersihkan aspal, brake dust, tar, dead-body bug dan lainnya yang dibantu dengan menggunakan solvent.. semuanya menggunakan produk Meguiar's. Proses ini penting karena untuk mendapatkan hasil yang maksimal maka kondisi permukaan body paint haruslah maksimal juga.
Setelah itu kita gunakan polish Speed Glaze untuk lebih mencerahkan warnanya dan Synthetic Sealant untuk glossy layer dan protectantnya.. Hasilnya menurut kita wow.. karena memang seperti itu tahapan steps detailing.
But, just because we love it.. let's put another super layer on it..Zymol Ebony Black yang memang dirancang untuk warna hitam.. so, the black become deeper and wet-looker...shine pasti..
Like usual, di Motor Bridal, kita ga pernah mencoba meng-hide apa apa yang kita lakukan dan bahan yang kita gunakan.. Kita sangat open seperti dapur darurat.. Agan bisa ngeliat langsung atau bertanya langsung mengenai produk yang digunakan, men-tes nya langsung jika kurang yakin dengan ke originalitasnya.
so, this is the result
Labels:
Black,
CBR,
detailing,
hitam,
Honda,
Meguiar's,
motor bridal,
poles motor,
salon motor,
SALON TREATMENT,
Zymol,
zymol ebony
Rabu, 29 Juli 2015
D-Tracker 250 goes detailing
Hello detailing enthusiast,
After libur lebaran, ada teman yang minta D Trackernya di detailing.. tapi attention fullnya dia minta terutama ke bagian mesin, karena banyak kerak di bagian blok mesinnya dan juga bodynya memang sebagian besar adalah bahan plastik doff mentah.
Untuk pekerjaan detailing, memang bagian mesin selalu termasuk dalam pengerjaan dan kita berusaha sebaik baiknya dalam membersihkan dan merecover kondisinya sehingga menjadi klimis lagi, walaupun tidak sampai buka body untuk motor umumnya kecuali ada permintaan khusus, Namun, untuk D Tracker ini kita coba terondolin semuanya sebisanya agar dapat mencapai hasil yang maksimal..
Pengerjaannya untuk pembersihan so pasti kita menggunakan Meguiar's, dikarenakan brand ini memang memiliki varian yang paling komplit untuk pembersihan, mulai dari melunakkan kotoran dan membersihkan kerak, merecover warna plastik dan karet, serta metal dan bagusnya adalah Meguiar's memiliki produk yang spesifik untuk setiap kondisi bahan dan permasalahan.
After libur lebaran, ada teman yang minta D Trackernya di detailing.. tapi attention fullnya dia minta terutama ke bagian mesin, karena banyak kerak di bagian blok mesinnya dan juga bodynya memang sebagian besar adalah bahan plastik doff mentah.
Untuk pekerjaan detailing, memang bagian mesin selalu termasuk dalam pengerjaan dan kita berusaha sebaik baiknya dalam membersihkan dan merecover kondisinya sehingga menjadi klimis lagi, walaupun tidak sampai buka body untuk motor umumnya kecuali ada permintaan khusus, Namun, untuk D Tracker ini kita coba terondolin semuanya sebisanya agar dapat mencapai hasil yang maksimal..
Pengerjaannya untuk pembersihan so pasti kita menggunakan Meguiar's, dikarenakan brand ini memang memiliki varian yang paling komplit untuk pembersihan, mulai dari melunakkan kotoran dan membersihkan kerak, merecover warna plastik dan karet, serta metal dan bagusnya adalah Meguiar's memiliki produk yang spesifik untuk setiap kondisi bahan dan permasalahan.
Labels:
D-Tracker,
detailing,
Meguiar's,
poles motor
Jumat, 26 Juni 2015
Doff Matte Paint Treatment on Vespa S Blue
Again mengenai doff matte paint.
Kemarin ada teman kita yang datang untuk merequest motor vespa s birunya. Motornya terbilang agak mulus tapi entah kenapa warnanya berubah menjadi butek padahal terhitung motor yang maish baru dan juga KM nya masih sedikit (baru 800 kalo ga salah).
Banyak yang salah kaprah mengenai waktu untuk perawatan cat. Kebanyakan orang menilai / memiliki habit untuk melakukan perawatan mengikuti schedule dari servis mesin atau berdasarkan km, padahal kalau kondisi cat itu tidak bisa dihitung berdasarkan jauhnya jarak berkendara. Kondisi lingkungan eksternal ketika motor diam pun ikut mempengaruhi seperti apakah motornya terjemur atau tidak, apakah berada di area berpolusi tinggi atau tidak, dan lain sebagainya, sehingga schedule perawatan yang mengikuti km amat sangatlah tidak tepat.
Untuk menangani warna doff agak susah susah gampang.. Susah karena treatmentnya berbeda secara teknik dibandingkan dengan cat warna reguler yang glossy. Susah karena bahan yang dipergunakannya haruslah selektif dan "aman" untuk cat doff matte (Aman dalam artian adalah bukan hanya sekedar tidak mengandung korosif, namun juga tidak mengubah sifat dari warna cat itu sendiri. Ingat merek yang ternama bukan berarti proper dalam kasus cat doff). Gampang karena sebenarnya bahan yang tersedia untuk cat doff ini tipenya hanya sedikit di pasaran yang cocok dipergunakan.
So, seperti biasa di kasus doff ini, kita akan mencoba tetapi tidak berani menjanjikan banyak hal. Langkah yang paling sulit dalam proses detailing adalah selalu di tahapan awal, yakni pembersihan permukaan kendaraan. Segala macam kontaminan, seperti aspal, jamur, noda, dll harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum di recover warnanya. Nah di stage ini yang susah karena ga banyak produk yang tersedia untuk menghadapi permasalahan seperti ini. Penggunaan produk yang salah dapat mengakibatkan perubahan tekstur warna doff ini (atau sering disebut uneven surface). Beruntung untuk di vespa ini, permasalahan yang paling banyaknya adalah aspal dan minyak sehingga masih bisa dibersihkan dengan baik.
Next stepnya adalah merecover warnanya. Sejatinya jika permukaan catnya sudah bersih maka tampilannya pun sudah jauh lebih baik karena pada dasarnya redupnya warna cat di kasus doff adalah karena tertutup kotoran, maka dari itu kita mencoba untuk merecover warnanya dengan menggunakan produk muticuluos dari CG. Muticuluos mempunyai 2 fungsi yakni sebagai paint recover dan juga sebagai sealant protection, tergantung dari cara dan teknik pemakaiannya.
Last stepnya adalah enhancing the color. In this stage we believe on Swissvax Opaque Spray Detailer. Barang yang amat premium, namun sangat worth the value.
Kemarin ada teman kita yang datang untuk merequest motor vespa s birunya. Motornya terbilang agak mulus tapi entah kenapa warnanya berubah menjadi butek padahal terhitung motor yang maish baru dan juga KM nya masih sedikit (baru 800 kalo ga salah).
Banyak yang salah kaprah mengenai waktu untuk perawatan cat. Kebanyakan orang menilai / memiliki habit untuk melakukan perawatan mengikuti schedule dari servis mesin atau berdasarkan km, padahal kalau kondisi cat itu tidak bisa dihitung berdasarkan jauhnya jarak berkendara. Kondisi lingkungan eksternal ketika motor diam pun ikut mempengaruhi seperti apakah motornya terjemur atau tidak, apakah berada di area berpolusi tinggi atau tidak, dan lain sebagainya, sehingga schedule perawatan yang mengikuti km amat sangatlah tidak tepat.
Untuk menangani warna doff agak susah susah gampang.. Susah karena treatmentnya berbeda secara teknik dibandingkan dengan cat warna reguler yang glossy. Susah karena bahan yang dipergunakannya haruslah selektif dan "aman" untuk cat doff matte (Aman dalam artian adalah bukan hanya sekedar tidak mengandung korosif, namun juga tidak mengubah sifat dari warna cat itu sendiri. Ingat merek yang ternama bukan berarti proper dalam kasus cat doff). Gampang karena sebenarnya bahan yang tersedia untuk cat doff ini tipenya hanya sedikit di pasaran yang cocok dipergunakan.
So, seperti biasa di kasus doff ini, kita akan mencoba tetapi tidak berani menjanjikan banyak hal. Langkah yang paling sulit dalam proses detailing adalah selalu di tahapan awal, yakni pembersihan permukaan kendaraan. Segala macam kontaminan, seperti aspal, jamur, noda, dll harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum di recover warnanya. Nah di stage ini yang susah karena ga banyak produk yang tersedia untuk menghadapi permasalahan seperti ini. Penggunaan produk yang salah dapat mengakibatkan perubahan tekstur warna doff ini (atau sering disebut uneven surface). Beruntung untuk di vespa ini, permasalahan yang paling banyaknya adalah aspal dan minyak sehingga masih bisa dibersihkan dengan baik.
Next stepnya adalah merecover warnanya. Sejatinya jika permukaan catnya sudah bersih maka tampilannya pun sudah jauh lebih baik karena pada dasarnya redupnya warna cat di kasus doff adalah karena tertutup kotoran, maka dari itu kita mencoba untuk merecover warnanya dengan menggunakan produk muticuluos dari CG. Muticuluos mempunyai 2 fungsi yakni sebagai paint recover dan juga sebagai sealant protection, tergantung dari cara dan teknik pemakaiannya.
Last stepnya adalah enhancing the color. In this stage we believe on Swissvax Opaque Spray Detailer. Barang yang amat premium, namun sangat worth the value.
Rabu, 17 Juni 2015
How to do Detailing? Just Go with the Flow
Halo teman teman pencinta detailing...
Terkadang kita bingung sebenarnya bagaimana sih cara yang benar untuk melakukan detailing, soalnya produk yang beredar di market kan banyak sekali tipenya dan penjelasannya pun terkadang tidak menjelaskan secara proper mengenai kondisi yang bagaimana yang baiknya digunakan suatu produk.
So, kita menemukan suatu bagan alur yang cukup menarik dari AutoGeek.. mungkin bisa dijadikan panduan dalam pengerjaan detailing atau paint recovery jika ada kepikiran untuk mengerjakan sendiri di rumah, ataupun panduan dalam melakukan self-maintenance.
Terkadang kita bingung sebenarnya bagaimana sih cara yang benar untuk melakukan detailing, soalnya produk yang beredar di market kan banyak sekali tipenya dan penjelasannya pun terkadang tidak menjelaskan secara proper mengenai kondisi yang bagaimana yang baiknya digunakan suatu produk.
So, kita menemukan suatu bagan alur yang cukup menarik dari AutoGeek.. mungkin bisa dijadikan panduan dalam pengerjaan detailing atau paint recovery jika ada kepikiran untuk mengerjakan sendiri di rumah, ataupun panduan dalam melakukan self-maintenance.
Seperti dilihat di bagan bahwa stepnya secara garis besar adalah pencucian kemudian dilakukan surface preparation, dimana sebenarnya step ini yang paling rumit, yang dari proses claying, kemudian penentuan kondisi permukaan apakah bad, moderate ataukah good condition dimana penanganannya berbeda beda, dan kemudian baru dilanjutkan kembali dengan step glaze, paint sealant/wax, spray wax, spray detailer, dst. Akan tetapi proses utamanya adalah di step sutrface preparation.
Mengapa step surface preparation penting? Karena jika penanganannya tidak dilakukan secara tepat guna pada step ini maka untuk melakukan kelanjutan prosesnya hasilnya mungkin tidak akan maksimal. Segala macam kontaminan polutan defect yang ada harus dirapikan serapi dan sebisa mungkin untuk mendapatkan hasil reflective yang baik dan perlindungan yang optimal.. Inti logikanya adalah semua bahan treatment glaze, sealant dan wax harusnya melekat di permukaan clearcoat dan bukan di kotoran. Jika hal tersebut dilakukan dengan benar maka hasilnya akan cukup memukau (tergantung dari tipe produk yang digunakan) dan juga tahan cukup lama beberapa bulan.
Jumat, 06 Maret 2015
Bongkar, bersihin dalaman PCX dan coating
Baru aja selesai.
Kita dapat kerjaan untuk coating Honda PCX hitam, namun yang membedakannya adalah si empunya merequest untuk coatiang sampai ke dalam dalamnya alias sampai ke rangka, yang artinya adalah kita harus ngebuka body nya. Ini PR nih buat kita wong selama ini kita belum pernah ngebuka PCX sampai bongkar full.
Jujur agak susah menemukan posisi posisi baut baut PCX, dan akhirnya kita harus mengakui kalau kita minta bantuan teman mekanik bengkel yang terpercaya kerapihan hasil kerjaannya. percaya ga percaya butuh 3 jam untuk bongkar pasang body motor ini.. Susah bener deh dan ribet. Tapi akhirnya berhasil kebuka body nya dan siap dimulai pembersihan rangkanya
Sebenernya kondisinya motornya masih tergolong baru namun mungkin karena pencucian ga proper dan pernah ngelewatin beberapa daerah titik genangan air sehingga banyak noda noda jamur dan lumpur di beberapa titik but we can clean it up
Teknik pengerjaannya sebenernya seperti yang biasa kita lakukan, yaitu dimulai dari pembersihan kotoran kotoran, yang kemudian dilanjutkan dnegan surface preparation yaitu suatu proses untuk memulihkan kondisi cat dan clear coat ke kondisi awal kembali sebelum naik ke proses treatment coating. Coating tersebut merupakan suatu treatment perlindungan dnegan menggunakan bahan sealant untuk menghasilkan high gloss protection, dimana bisa bertahan sampai 3 tahunan dan saking kerasnya lapisan yang dibentuk maka kadang disebut orang sebagai anti-scratch
Kamis, 22 Januari 2015
back to old project.. recovering my CRV
Setelah lama tertunda, akhirnya kita menghidupkan kembali proyek yang sempat terhenti di waktu lalu, yaitu me-recover cat CRV kepunyaan sendiri yang catnya jadi amburadul akibat dari penanganan ga proper dari bengkel asuransi.. As to recall, bukan salah bengkel asuransinya sih, kan bengkel asuransi memang tugasnya hanya memperbaiki klaim klaim cacat kendaraan dan di re-paint, jadi jika setelah itu mereka mencoba memberikan service tambahan dengan cara memoles mobil konsumen sebenarnya hal itu perlu diberikan jempol, sayangnya service yang diberikan ga proper.
Setelah dulu dibersihkan jamurnya dan di compound, dan kemudian terhenti untuk beberapa saat, kemarin kita menemukan bahwa ternyata jamur sudah mulai menumpuk kembali.. wajar aja sih kan namanya juga penggunaan setiap hari dan kena panas hujan.
Extreme yang kita lakukan kali ini adalah kita mengerjakannya di saat cuaca di luar lagi hujan hujan derasnya dan setiap hari hujan terus. Jika ada anggapan wah nanti luntur wax nya atau kilaunya hilang lagi atau wax nya ga sempat meresap sempurna, well, semoga dengan project ini semua ini terbukti hanyalah myth belaka. catatan lagi: CRV ini digunakan setiap hari panas ataupun hujan, siang dan malam
Penanganan awal yang dilakukan kali ini adalah pembersihan jamur, mempersiapkan kondisi permukaan (surface prep) dan juga polish untuk mencerahkan warna kembali, dan juga menambahkan satu layer tambahan Swissvax Crystal Rock sebagai wax nya.
Loh kok hanya satu wax saja sih? Karena kendala waktu, masih musim hujan dan juga kita percaya bahwa swissvax crystal rock walaupun hanya 1 layer namun cukup untuk memberikan perlindungan ultima, kan ini mbahnya wax wax premium
Yang dibawah ini setelah di add swissvax
Not bad kan hasilnya? atau sebenernya sudah more than good...
nanti kita lanjut lagi untuk bikin lebih mewah CRV ini
enjoy
Setelah dulu dibersihkan jamurnya dan di compound, dan kemudian terhenti untuk beberapa saat, kemarin kita menemukan bahwa ternyata jamur sudah mulai menumpuk kembali.. wajar aja sih kan namanya juga penggunaan setiap hari dan kena panas hujan.
Extreme yang kita lakukan kali ini adalah kita mengerjakannya di saat cuaca di luar lagi hujan hujan derasnya dan setiap hari hujan terus. Jika ada anggapan wah nanti luntur wax nya atau kilaunya hilang lagi atau wax nya ga sempat meresap sempurna, well, semoga dengan project ini semua ini terbukti hanyalah myth belaka. catatan lagi: CRV ini digunakan setiap hari panas ataupun hujan, siang dan malam
Penanganan awal yang dilakukan kali ini adalah pembersihan jamur, mempersiapkan kondisi permukaan (surface prep) dan juga polish untuk mencerahkan warna kembali, dan juga menambahkan satu layer tambahan Swissvax Crystal Rock sebagai wax nya.
Loh kok hanya satu wax saja sih? Karena kendala waktu, masih musim hujan dan juga kita percaya bahwa swissvax crystal rock walaupun hanya 1 layer namun cukup untuk memberikan perlindungan ultima, kan ini mbahnya wax wax premium
Yang dibawah ini setelah di add swissvax
Not bad kan hasilnya? atau sebenernya sudah more than good...
nanti kita lanjut lagi untuk bikin lebih mewah CRV ini
enjoy
Labels:
CRV,
crystalrock,
detailing,
Meguiar's,
poles mobil,
swissvax
Langganan:
Postingan (Atom)


















































